Ketua HIPMEBI Banten Sampaikan Ucapan Selamat atas Pelantikan Pengurus HIPMEBI DKI Jakarta Periode 2025–2030

Jakarta, 31 Januari 2026 – Himpunan Perawat Medikal Bedah Indonesia (HIPMEBI) DKI Jakarta secara resmi melaksanakan Pelantikan Pengurus Periode 2025–2030 dalam sebuah prosesi yang berlangsung khidmat dan penuh semangat profesionalisme. Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat peran organisasi profesi perawat medikal bedah di tingkat wilayah, sekaligus mempertegas komitmen terhadap peningkatan mutu pelayanan keperawatan di Indonesia.

Pelantikan yang dilaksanakan pada Jumat, 31 Januari 2026 tersebut dihadiri oleh jajaran pengurus pusat, perwakilan pengurus wilayah dari berbagai provinsi, serta tamu undangan dari institusi pelayanan kesehatan dan pendidikan keperawatan. Prosesi pelantikan ditandai dengan pembacaan Surat Keputusan, pengucapan sumpah jabatan, serta penyerahan simbolis bendera organisasi sebagai tanda amanah kepemimpinan yang baru.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua HIPMEBI Banten, Dr. Indah Wulandari, turut menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas dilantiknya Pengurus HIPMEBI DKI Jakarta periode 2025–2030. Ucapan tersebut disampaikan sebagai bentuk dukungan dan solidaritas antarwilayah dalam bingkai organisasi nasional HIPMEBI.

“Atas nama keluarga besar HIPMEBI Banten, kami mengucapkan selamat dan sukses atas pelantikan Pengurus HIPMEBI DKI Jakarta Periode 2025–2030. Semoga amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan dedikasi untuk kemajuan organisasi serta peningkatan mutu pelayanan keperawatan medikal bedah,” ujar Dr. Indah Wulandari.

Lebih lanjut, beliau menyampaikan bahwa kepengurusan baru memiliki peran strategis dalam menjawab tantangan pelayanan kesehatan yang semakin kompleks, terutama dalam konteks transformasi sistem kesehatan nasional. Perawat medikal bedah sebagai garda terdepan pelayanan di ruang rawat inap, ruang intensif, maupun unit-unit kritis, dituntut untuk terus meningkatkan kompetensi klinis, kemampuan manajerial, serta kapasitas kolaboratif lintas profesi.

Pelantikan yang berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan tersebut juga dirangkaikan dengan agenda rapat kerja wilayah, yang membahas arah kebijakan organisasi lima tahun ke depan. Fokus utama program kerja meliputi penguatan pendidikan dan pelatihan berkelanjutan, pengembangan riset keperawatan medikal bedah, peningkatan publikasi ilmiah, serta penguatan sistem keanggotaan berbasis profesionalisme.

Dr. Indah Wulandari menekankan pentingnya sinergi antarwilayah dalam mewujudkan visi HIPMEBI sebagai organisasi profesi yang unggul, adaptif, dan berorientasi pada keselamatan pasien.

“Kami percaya bahwa dengan kolaborasi yang kuat antarwilayah, HIPMEBI akan semakin kokoh dalam memajukan dunia keperawatan. Mari bersama-sama terus semangat memajukan dunia keperawatan, meningkatkan kompetensi anggota, dan memberikan kontribusi nyata bagi sistem pelayanan kesehatan nasional,” tambahnya.

Prosesi pelantikan berjalan tertib dan penuh makna. Para pengurus yang dilantik tampak mengikuti rangkaian acara dengan penuh kesungguhan. Momentum pengucapan sumpah jabatan menjadi simbol komitmen moral dan profesional untuk menjalankan roda organisasi secara transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan kepada anggota serta masyarakat.

Selain itu, suasana kebersamaan semakin terasa saat sesi dokumentasi bersama seluruh pengurus dan tamu undangan. Kebersamaan tersebut mencerminkan semangat kolektif untuk membawa HIPMEBI DKI Jakarta menjadi organisasi yang progresif dan responsif terhadap dinamika perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi keperawatan.

Sebagai organisasi profesi yang berfokus pada bidang keperawatan medikal bedah, HIPMEBI memiliki peran strategis dalam memastikan praktik keperawatan berjalan sesuai standar kompetensi dan kode etik profesi. Melalui kepengurusan yang baru, diharapkan program-program inovatif dapat terus dikembangkan, termasuk seminar ilmiah, workshop keterampilan klinis, pengabdian kepada masyarakat, serta advokasi profesi.

Dukungan dari HIPMEBI Banten menjadi bagian dari komitmen bersama untuk membangun jejaring profesional yang solid di tingkat regional maupun nasional. Hubungan kolaboratif antarwilayah diharapkan mampu memperkuat pertukaran ilmu, pengalaman praktik terbaik (best practice), serta pengembangan model pelayanan keperawatan yang berbasis bukti ilmiah.

Pelantikan Pengurus HIPMEBI DKI Jakarta Periode 2025–2030 ini bukan sekadar seremonial organisasi, melainkan tonggak awal perjalanan kepemimpinan yang diharapkan mampu membawa perubahan positif dan berkelanjutan. Dengan semangat profesionalisme, integritas, dan dedikasi, para pengurus diharapkan dapat menjadi motor penggerak kemajuan organisasi sekaligus inspirasi bagi perawat medikal bedah di seluruh Indonesia.

Menutup pernyataannya, Dr. Indah Wulandari kembali menyampaikan harapan terbaik bagi kepengurusan yang baru dilantik.

“Selamat menjalankan tugas. Teruslah berinovasi, menjaga semangat kebersamaan, dan mengedepankan nilai-nilai profesionalisme. Semoga HIPMEBI DKI Jakarta semakin maju dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan keperawatan medikal bedah di Indonesia.”

Dengan terlaksananya pelantikan ini, diharapkan sinergi antarwilayah HIPMEBI semakin kuat, serta komitmen untuk memajukan dunia keperawatan terus tumbuh dan berkembang demi pelayanan kesehatan yang bermutu dan berkeselamatan bagi masyarakat.

Meningkatkan Literasi HIV/AIDS: Aksi Serentak Himpunan Perawat Medikal Bedah Provinsi Banten di Tiga Lokasi

Pada skala nasional, situasi HIV/AIDS masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat: estimasi Orang dengan HIV (ODHIV) di Indonesia terus berada pada ratusan ribu jiwa dan tercatat adanya peningkatan kasus baru dalam beberapa tahun terakhir — data Kementerian Kesehatan dan laporan nasional menempatkan Indonesia di peringkat atas jumlah ODHIV regional dan menunjukkan bahwa banyak kasus masih belum terdeteksi sehingga upaya pencegahan dan edukasi tetap sangat penting. Laporan tahunan dan rilis media juga mencatat puluhan ribu kasus baru per tahun pada rentang terbaru, yang menegaskan kebutuhan intervensi berbasis komunitas untuk meningkatkan deteksi dini dan literasi kesehatan.

Di tingkat provinsi Banten dan kota-kota di dalamnya, data lokal menunjukkan bahwa meskipun angka mutlak mungkin berbeda tiap kabupaten/kota, tren penularan melalui hubungan intim dan kelompok usia produktif (termasuk remaja dan laki-laki dewasa) menjadi perhatian utama program kesehatan di daerah—oleh karena itu fokus edukasi yang menyasar kelompok ini dianggap strategis untuk menurunkan angka infeksi baru dan mengurangi stigma. Informasi program dan laporan dinas kesehatan daerah juga menggarisbawahi perlunya kolaborasi lintas sektor untuk menjangkau populasi berisiko.

Berdasarkan konteks tersebut, Himpunan Perawat Medikal Bedah Provinsi Banten menyelenggarakan kegiatan pengabdian masyarakat dalam rangka memperingati Hari AIDS Sedunia dengan tujuan utama meningkatkan literasi masyarakat tentang HIV/AIDS—khususnya di kalangan remaja dan laki-laki dewasa—serta mendorong testing, pengurangan stigma, dan rujukan layanan kesehatan jika diperlukan. Sasaran kegiatan adalah remaja dan laki-laki dewasa yang menjadi kelompok prioritas karena peran mereka dalam rantai penularan dan kebutuhan untuk memperkuat perilaku pencegahan. (Tujuan: peningkatan literasi, promosi testing, pengurangan stigma; Sasaran: remaja & laki-laki dewasa).

Kegiatan dilaksanakan secara serentak di beberapa lokasi publik untuk menjangkau khalayak luas: pada tanggal 30 November 2025 tim melakukan edukasi dan pembagian leaflet di Alun-Alun Timur Serang dan Lapangan Benteng Tangerang, sementara pada 1 Desember 2025 kegiatan serupa digelar di area RSUD Cilegon. Metode yang digunakan adalah penyuluhan singkat interaktif, pembagian leaflet edukatif yang mudah dibawa pulang, sesi tanya jawab, dan arahan rujukan layanan/testing bagi peserta yang membutuhkan—pendekatan lapangan ini dirancang agar informasi mudah dicerna dan langsung relevan bagi audiens remaja dan laki-laki dewasa. (Lokasi & tanggal kegiatan sesuai pelaksanaan lapangan).

Pelaksanaan lapangan menunjukkan partisipasi yang baik dari masyarakat setempat: remaja dan laki-laki dewasa yang hadir aktif mengikuti sesi, mengajukan pertanyaan praktis tentang pencegahan, cara melakukan tes, serta kejelasan mitos seputar HIV/AIDS. Leaflet yang dibagikan memuat pesan kunci seperti cara penularan, pentingnya memakai kondom, manfaat tes dini, informasi layanan pengobatan antiretroviral (ARV) dan nomor/rujukan layanan kesehatan setempat—langkah sederhana namun krusial untuk meningkatkan literasi dan mempermudah akses layanan. Tim perawat juga mencatat permintaan informasi lanjutan dari beberapa sekolah dan komunitas lokal yang akan ditindaklanjuti sebagai bagian dari kesinambungan program.

Melalui kegiatan serentak ini, Himpunan Perawat Medikal Bedah Provinsi Banten berharap tercipta efek ganda: (1) peningkatan pengetahuan langsung bagi peserta tentang pencegahan dan layanan HIV/AIDS; (2) pengurangan stigma melalui dialog terbuka; dan (3) penguatan jejaring rujukan antara masyarakat dan layanan kesehatan lokal. Untuk publikasi dan tindak lanjut, rekomendasi yang diusulkan adalah memperbanyak materi edukasi yang mudah diakses remaja (digital + cetak), mengadakan skrining terorganisir di fasilitas kesehatan setempat, serta melanjutkan kolaborasi lintas sektor agar upaya pencegahan dan deteksi dini semakin efektif di Provinsi Banten.

Selamat Datang di HIPMEBI BANTEN

Himpunan Perawat Medikal Bedah Indonesia (HIPMEBI) Banten dilantik pada Tangggal 7 Oktober 2017, bertempat di Universitas Pelita Harapan Tangerang Banten. Pelantikan pengurus dilakukan langsung oleh Ketua HIPMEBI Pusat, Bapak Sunardi, M.Kep., Ns. Sp. Kep.MB dan disaksikan oleh Sekjen DPW PPNI Provinsi Banten Bapak Ns. Fatoni, S.Kep., M.Kep. Himpunan ini diharapkan dapat menjadi wadah informasi dan pengembangan karir bagi profesi keperawatan khususnya di area Keperawatan Medikal Bedah.

Seminar Kesehatan tentang Pembelajaran Praktik Klinik Keperawatan di Masa Pandemik Covid-19

Hipmebi Banten menyelenggarakan kegiatan seminar kesehatan dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat melalui media digital yang disiarkan langsung secara streaming di Channel Youtube dan Zoom pada Hari Sabtu, 14 November 2020. Kegiatan ini merupakan kegiatan seminar kesehatan ke-3 yang diselenggarakan sejak Hipmebi Banten berdiri pada tanggal 7 Oktober 2017, dan merupakan seminar kesehatan pertama yang disiarkan secara streaming.

Tujuan kegiatan ini adalah memberikan edukasi dan informasi kepada mahasiswa keperawatan yang harus beradaptasi dengan pandemik dalam melaksanakan praktik klinik di wahana praktik. Sasaran kegiatan ini adalah mahasiswa keperawatan pada semua jenjang yang berada di Provinsi Banten dan Provinsi lainnya.

Hadir pada kegiatan ini adalah Ketua Himpunan Perawat Medikal Bedah Indonesia (HIPMEBI) Pusat, Bapak Sunardi, M.Kep., Ns.Sp.KMB untuk memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan seminar kesehatan ini. Kegiatan ini didukung penuh oleh Ketua HIPMEBI Provinsi Banten, Ns. Indah Wulandari, M.Kep., Sp. KMB dan seluruh pengurus di lingkup HIPMEBI Provinsi Banten. Kegiatan ini dikoordinasikan oleh Penanggung jawab kegiatan, Ns. Eka Ernawati, S.Kep., M.Kep beserta jajaran panitia lainnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat terus dilanjutkan sebagai media informasi dan komunikasi antara profesi keperawatan dengan masyarakat. Harapan ke depan adalah diselenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat selanjutnya yang berkoordinasi dengan himpunan perawat lainnya khususnya di daerah Provinsi Banten.

Salam Sehat,

Panitia